Selasa, 10 November 2015

SAPI PERAH

   

undip.ac.id 
fp.undip.ac.id

SAPI PERAH

sapi FH



Pengertian Sapi Perah


Sapi perah adalah sapi yang dikembangbiakan secara khusus karena kemampuannya dalam menghasilkan susu dalam jumlah besar. Sedangkan
menurut keputusan Menteri Pertanian No.422/Kpst/05.210/7/2001 sapi perah adalah ternak dan bibit sapi yang dipelihara dengan tujuan untuk menghasilkan susu.
Dengan demikian, susu yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh manusia. Sapi perah merupakan sapi yang mempunyai fungsi prinsip sebagai penghasil susu.
Susu didefinisikan sebagai sekresi fisiologis dari kelenjar susu merupakan makanan yang secara alami paling sempurna, karena merupakan sumber utama protein, kalsium, fospor, dan vitamin. Kuantitas dan kualitas susu berbeda antarspesies dan bangsa sapi.

Macam-Macam Jenis Sapi Perah


Sapi memiliki dua jenis yaitu sapi pedaging dan juga sapi perah. Selain itu dalam dunia hewan sapi perah juga memiliki beberapa jenis. Berikut jenis-jenis sapi perah.

1. Sapi Perah Brown Swiss

Sapi perah jenih brown swiss ini menghasilkan susu yang sangat bagus digunakan untuk membuat keju karena kandungan proteinya yang tinggi. Sapi perah jenis ini memiliki ciri bertubuh besar, gagah, warna putih mulus dan tubuh yang panjang.

2. Sapi Perah Aryshire

Sapi perah jenis aryshire ini terkenal mampu menghasikan susu dalam jumlah yang melimpah dan menghasilkan susu sekitar14.000 liter dengan kandungan lemak sekitar 3,8%. Sapi perah jenis ini memiliki ciri tubuh yang besar,tinggi, ekor panjang dengan bulu lebat, serta warna kombinasi putih dan coklat tua.

3. Sapi Perah Guernsey

Sapi perah guernsey ini menghasilkan susu yang memiliki warna cenderung kuning yang disebabkan oleh kandungan vitamin A nya yang tinggi, disamping kandungan lemak dan proteinnya. Susu yang dihasilkan oleh sapi perah jenis ini cocok digunakan untuk bahan membuat mentega. Ciri sapi perah jenis guernsey ini memiliki fisik yang lebih kecil dibanding sapi perah lainnya,namun lebih cepat masuk masa dewasa.

4. Sapi Perah Holstein

Sapi perah holstein ini menjadi sapi perah primadona diseluruh penjuru dunia. Sapi perah jenis mampu menghasilkan 19.000 liter susu dengan kandungan lemak 3,7%. Sapi yang berasal dari belanda ini memiliki ciri tubuh yang besar, kantong susu yangbesar,ekor panjang dengan bulu lebat, dan warna putih hitam.

5. Sapi Perah Jersey

Sapi perah jersey memiliki unkuran terkecil diantara sapi-sapi perah lainnya. Jenis sapi perah yang satu ini memang sedikit menjadi pilihan sapi perah yang tersisihkan karena sapi ini hanya mampu menghasilkan susu dengan jumlah yang sedikit. Namun sapi perah jenis ini tetap berharga karena kandungan lemaknya tinggi.

Seleksi Bibit Sapi Perah


Dalam pembudidayaan sapi jenis apapun, pemilihan bibit tak diragukan lagi merupakan salah satu langkah terpenting dan begitupun dengan pembudidayaan sapi perah. Bibit yang harus Anda pilih ketika hendak membudidayakan sapi perah yaitu sapi jenis Fries Holland atau sapi FH. Sapi jenis ini memiliki ciri-ciri yang meliputi kulit berwarna putih disertai dengan bercak hitam. Selain ciri-ciri yang bisa Anda lihat dari penampilan luar tersebut, ciri-ciri sapi jenis FH juga bisa Anda lihat melalui perilaku sapi dimana sapi jenis ini pejantannya biasanya agak ganas sedangkan betinyanya tenang dan sangat jinak.Ciri-ciri lain yang juga merupakan ciri utama sapi jenis ini yaitu produksi susunya yang melebihi sapi lain. Tentu saja, untuk membudidayakan sapi jenis ini, Anda harus memilih sapi yang berusia 3,5 tahun atau lebih serta sudah pernah beranak mengingat susu adalah produk utama yang Anda ingin hasilkan dari pembudidayaan sapi jenis ini.

Pembuatan Kandang Untuk Sapi Perah


Ketika hendak membudidayakan sapi perah, pembuatan kandang yang sesuai dengan sapi jenis tersebut juga merupakan salah satu cara ternak yang paling penting. Sedikit berbeda dengan pembuatan kandang untuk sapi jenis lain, pembuatan kandang sapi perah haruslah berlokasi jauh dari pemukiman. Selain itu, kandang sapi juga harus terletak paling tidak 10 meter jauhnya dari tempat tinggal Anda dan selain itu, pelataran kandang tersebut harus mendapatkan supplai sinar matahari yang memadai. Untuk sapi pejantan, kandang bisa berukuran 1,5 x 2 meter sementara untuk sapi betina, kandang bisa berukuran 1,8 x 2 meter. Selain itu, temperatur di sekitar kandang juga harus tepat yaitu yaitu sekitar 25-40ºC.

Pemberian Pakan Sapi Perah


Dalam pembudidayaan sapi perah, pemberian pakan yang tepat adalah sesuatu yang sangat penting dalam rangka pembesaran sapi tersebut. Pakan untuk sapi perah sendiri tidak jauh berbeda dengan pakan untuk sapi jenis lain yaitu rumput-rumputan seperti rumput raja, rumput benggala, rumput gajah, dan rumput-rumput lain. Selain rumput, kacang-kacangan seperti lamtoro, gamal, turi, serta berbagai jenis kacang-kacangan lain juga termasuk pakan yang dapat Anda berikan untuk sapi perah Anda. Tentu saja, cara budidaya sapi perah yang baik tak hanya meliputi pemberian rumput dan kacang-kacangan mengingat pemberian konsentrat seperti dedak, jagung kedelai, bungkil kelapa, dan masih banyak lagi jenis konsentrat lainnya juga tak kalah penting.

Cara Pemeliharaan Sapi Perah


Selain pemberian pakan, hal lain yang tak kalah pentingnya dalam memelihara sapi perah yaitu memastikan kalau sapi tersebut sehat. Ada berbagai teknik beternak yang dapat Anda lakukan untuk memastikan kesehatan sang sapi termasuk pemeliharaan badan serta pengecekan masa birahi serta perkembangan reproduksi sapi tersebut. Dalam membudidayakan sapi perah, pembibitan merupakan sesuatu yang harus diawasi dengan seksama mengingat hal tersebut memiliki hubungan yang erat dengan produksi susu. Tentu saja, selain memperhatikan perkembangan reproduksi, penting juga untuk selalu memberikan vitamin sapi supaya sapi perah Anda senantiasa menghasilkan susu yang berkualitas.


Daftar Pustaka

Source :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar